.. ..

Archive for September, 2008

SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI

Zakaria Mohamad September 30th, 2008

Ramadhan telah berakhir. Syawal pula menjelma. 1 syawal adalah hari kemenangan bagi kita dan seluruh umat Islam yang telah berusaha membaiki dirinya melalui latihan berpuasa selama sebulan. satu amalan yang telah ditetapkan keatas kesemua umat-umat yang terdahulu.

Sempena hari yang mulia ini, saya sekeluarga ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Aidil Fitri kepada seluruh rakan dan kenalan dengan ucapan ‘Maaf Zahir Bathin’. Tidak lupa juga saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Aidil Fitri kepada seluruh umat Islam di serata dunia yang merayakannya. Kepada anak perantauan, atau mereka yang telah menetap jauh dari kampung halaman, inilah masanya segala kenangan indah akan menjelma.

SELAMAT HARI RAYA AIDIL FITRI..

DUHAI PUJAAN HATIKU

Zakaria Mohamad September 19th, 2008

DUHAI PUJAAN HATIKU
Ditulis pada September 17, 2008 oleh sufimuda

Duhai Cintaku…..

Kata apa yang bisa kutulis untuk mengungkapan rasa rinduku pada-Mu

Malam telah semakin larut, manusia pun telah terlelap di alam mimpi

Tapi Engkau wahai pujaan hatiku, tidak pernah lenyap

Terus hadir disetiap malam, menemaniku dengan canda tawa

dan tegur sapa-Mu yang lembut

Membuat aku terbuai dalam indahnya cinta-Mu

Kau mempermainkan hati ini diantara tawa dan tangis

Dan akupun tidak bisa lagi memaknai air mata yang mengalir

Sungguh aku sangat bahagia

Duhai Kekasih Hati…..

Dunia ini telah lenyap

Tinggal-lah kesunyian

Hanya Kau dan aku merajut kasih yang tidak pernah habis

Kau telah memberikan aku sumur kebahagiaan dengan air abadi

yang membuat aku terus ingin meminummnya.

Semakin aku minum akan semakin haus aku akan cinta-Mu

Duhai Pemilik Cinta…..

Jangan pernah Engkau berlalu meninggalkan aku sendiri

Kalau Engkau campakkan aku dan Engkau palingkan wajah-Mu dari ku

Aku tidak akan pernah pergi dari sisi-Mu

Aku akan terus merayu-Mu

Kemana lagi aku harus mencari cinta

Semua cintaku hanya kepada-Mu, tidak ada yang tersisa

Dunia ini tidak bisa menghiburku

Kalau Engkau mengambil semua kebahagiaan dari-Ku

Akupun rela asal bisa bersama-Mu

Duhai Penghibur Hati…..

Apakah Engkau bahagia bersamaku?

Apakah tegur sapa dan pemujaanku bisa membuat Engkau senang?

Mungkin ada kata-kata ku yang kurang berkenan dihati-Mu

Mohon bimbinglah diri ini agar bisa mencintai dirimu seperti yang Engkau mau

Ajari aku untuk bisa membelai-Mu dengan mesra

Duhai Junjunganku…..

Aku sudah menutup pintu kebahagiaan hanya untuk Mu semata

Kalau nyawa tiada berguna ini bisa membuat Engkau bahagia, ambil-lah

Kalau engkau menginginkan kebahagiaan yang aku miliki sepanjang hidup, ambil-lah

Apalah artinya hidup tanpa kasih sayang-Mu

Apalah arti kebahagiaan tanpa diri-Mu

Engkaulah kebahagiaan abadiku

Kalau Engkau bahagia dengan senyum indah-Mu,

Oh…. akupun bahagia, sungguh amat bahagia junjunganku

Kalau Engkau bersedih, hatiku remuk dan teriris pedih

Duhai Kekasihku…..

Jangan engkau pernah bosan kepadaku

Berilah aku kesempatan untuk terus bercengkerama dalam istana-Mu

Apapun akan aku lakukan asal Engkau memberikan kesempatan untuk bisa memandang wajah-Mu

Berilah aku kesempatan untuk terus melayani-Mu

Duhai Pujaan Hatiku…..

Malam telah semakin larut

Sebelum mata ini terpejam, izinkan aku mengecup kening-Mu

Seperti malam-malam yang telah kita lalui

Datanglah dalam mimpi indah ku, kita bercinta dengan mesra

Hanya kau dan Aku

Andai ruh ku tidak kembali kepada jasad

Aku sudah amat bahagia,

Karena saat menutup mata sempat bermesraan dengan-Mu

Yang selalu Mencintai-Mu

*Dipetik dari:
Sufi Muda

INNER REVOLUTION

Zakaria Mohamad September 11th, 2008

An inner revolution is taking place
and certain individuals are being called
to a higher light

It is a silent revolution
From the inside out
From the ground up

It is time for me to reveal myself
I am an embedded agent of an secret, undercover
Clandestine Global operation
A spiritual conspiracy
We have sleeper cells in every nation on the planet

You won’t see us on the T.V.
You won’t read about us in the newspaper
You won’t hear about us on the radio

We don’t seek any glory
We don’t wear any uniform
We come in all shapes and sizes
Colors and styles

Most of us work anonymously
We are quietly working behind the scenes
in every country and culture of the world
Cities big and small, mountains and valleys,
in farms and villages, tribes and remote islands

You could pass by one of us on the street and not even notice
We go undercover
We remain behind the scenes
It is of no concern to us who takes the final credit
But simply that the work gets done

Occasionally we spot each other in the street
We give a quiet nod and continue on our way so no one will notice

During the day many of us pretend we have normal jobs
But behind the false storefront at night
is where the real work takes a place

Some call us the ‘Conscious Army’
We are slowly creating a new world
with the power of our minds and hearts
We follow, with passion and joy
Our orders from the Central Command
The Spiritual Intelligence Agency

We are dropping soft, secret love bombs
when no ones is looking

Poems
Hugs
Music
Photography
Movies
Kind words
Smiles
Meditation and prayer
Dance
Social activism
Websites
Blogs
Random acts of kindness

We each express ourselves
in our own unique ways
with our own unique gifts and talents

‘Be the change you want to see in the world’
That is the motto that fills our hearts
We know it is the only way real transformation takes place
We know that quietly and humbly
we have the power of all the oceans combined

Our work is slow and meticulous
Like the formation of mountains
It is not even visible at first glance
And yet with it entire tectonic plates
shall be moved in the centuries to come

Love is the new religion of the 21st century
You don’t have to be a highly educated person
Or have any exceptional knowledge to understand it

It comes from the intelligence of the heart
Embedded in the timeless evolutionary pulse of all human beings

Be the change you want to see in the world
Nobody else can do it for you

We are now recruiting
Perhaps you will join us
Or already have….
All are welcome…
The door is open

By Brian Piergrossi

BE YOUR REAL SELF

Zakaria Mohamad September 7th, 2008

This is a good article from Deepak Chopra:
Your real self has qualities you are already experiencing every day: Intelligence, alertness, being tuned in, knowingness. Whenever any of these qualities comes into play, you are living closer to your real self. On the other hand, when you feel distracted, lost, confused, fearful, scattered, or trapped inside ego boundaries, you are not.

Experience seesaws between these two poles; therefore, one way to meet your real self is to push away from the opposite pole whenever you notice that you are there. Try to catch yourself in such a moment and pull away from it. Pick a strongly negative experience of the following kind (if possible, choose a repetitive one that has cropped up several times).

*Road rage.
*Arguing with your spouse.
*Resenting authority at work.
*Losing control over your children.
*Feeling cheated in a deal or transaction.
*Feeling betrayed by a close friend.
Put yourself back in the situation and feel what you felt then. You might want to close your eyes and visualize the car that cut you off in traffic or the plumber who handed you the outrageous bill. Do what it takes to make the situation vivid in your mind.

When you feel that stab of anger, hurt, mistrust, suspicion, or betrayal, say to yourself, “That’s how my ego feels. I can see why. I’m very used to it. I will go along as long as it lasts.” Now let the feeling run. Get as worked up as your ego wants; envision fantasies of revenge or self-pity, or whatever your ego thinks is appropriate. Imagine that you are swelling up with your feeling; it spreads out from you like the shock wave from a slow-motion explosion.

Follow this wave as far as it wants to go, watching it grow fainter and fainter as it spreads to infinity, filling the whole universe if it wants to. Take deep breaths if you need to in order to get the wave of feeling to depart from you and travel outward. Don’t time yourself. The feeling may be strong enough to take a while before it wants to expand.

Now, just as you see the wave disappearing into infinity, look at yourself and see if any of the following feelings are present:

*A giggle, a desire to laugh.
*A shrug, as if the whole thing is no big deal.
*A sense of calmness or peace.
*Looking at yourself as if at another person.
*A deep sigh of relief or exhaustion.
*A feeling of release or letting go.
A sudden realization that the other person might be right.
These are the telltale feelings that arise in us when we are crossing the invisible boundary between ego and the real self.

Adapted from The Path to Love by Deepak Chopra (Three Rivers Press, 1997).

SELAMAT BERPUASA

Zakaria Mohamad September 3rd, 2008

Yang pertamanya, saya memohon jutaan maaf kepada semua kerana telah lama meninggalkan blog ini tanpa diusik. Bukan tujuan saya untuk berbuat demikian, tapi oleh kerana blog saya dimasuki virus. Ya blog saya dimasuki virus. Saya amat kecewa dan mengambil masa yang lama untuk membetulkannya. Kini segalanya dah selesai dan tiada virus lagi.

Sempena bulan Ramadhan yang mulia ini, saya ingin mengucapkan Selamat Berpuasa kepada seluruh umat Islam walau dimana saja mereka berada. Semoga di bulan ini akan memberikan kita keinsafan dan kekuatan untuk membetulkan diri kita dan lebih mudah untuk menghulurkan kemesraan dengan orang lain walaupun berlainan kelompok dan agama dengan kita.

Sesugguhnya puasa telah diwajibkan kepada umat-umat terdahulu. Antara lain, rahsia yang tersirat disebalik ibadat puasa ialah menguatkan spiritual atau kerohanian seseorang. Dikatakan bahawa puasa ada terdapat dalam kesemua agama.

Selain dari ibadat puasa selama 30 hari dalam bulan Ramadhan, ada orang berkekalan mengamalkan puasa sunat pada setiap hari isnin dan khamis. Alangkah hebat dan berbahagianya mereka. Dalam pada itu, kini banyak dibicarakan mengenai ‘Terapi Puasa’ untuk kesihatan. Ia diamalkan dalam banyak budaya dan masyarakat dunia sekarang. Ada yang dikenali sebagai fruit fasting, juice fasting, water fasting dan sebagainya. Di sepanjang hari mereka tidak makan minum kecuali buah-buahan, juice atau air sahaja.
Walaupun mereka mengamalkan ‘Terapi Puasa’ hanya untuk kesihatan, tetapi hasilnya amat mengkagumkan sekali. Ada pesakit-pesakit kronik seperti kanser yang telah sembuh sepenuhnya dengan izin Allah selepas mengamalkan ‘Terapi Puasa’ ini.

Sempena kedatangan Ramadhan kali ini, saya cuba menggabungkan ibadat puasa saya dengan ‘Terapi Puasa’ ini. Apa yang saya lakukan ialah bersahur dan berbuka puasa dengan buah-buahan dan air sejuk sahaja. Isteri saya juga tidak mahu ketinggalan. Kami berdua bersahur dan berbuka secara simple sahaja. Alhamdulillah, setakat ini, kami rasakan cergas dan sihat seperti biasa saja. Malah ini bukan kali pertama kami lakukan. Kami pernah melakukan dalam bulan-bulan Ramadhan yang lalu.
Sebenarnya, dalam hal ‘Terapi Puasa’ ini, telah lama kami mengkaji dan mengamalkannya. Saya sendiri pernah melatih diri berhenti dari memakan nasi sebagai makanan ruji harian. Saya dapat melakukan selama lima tahun berterusan. Dalam tempoh itu, saya juga tidak memakan apa-apa jenis daging.

Mulai Ramadhan kali ini, saya berazam untuk mengubah cara permakanan harian saya sepenuhnya selepas ini. Saya benar-benar berazam untuk mengamalkan cara hidup ‘Vegetarian’ sepenuhnya. Maknanya saya berazam untuk berhenti terus dari memakan nasi dan sebarang daging sepanjang hidup saya selepas ini, insya Allah.

Dalam usia yang sudah menjangkau 52 tahun, saya perlu menjaga kesihatan, kecergasan dan kecerdasan. Memandangkan sukarnya hendak menjaga mutu makanan yang benar-benar halal, bersih dan berkhasiat yang ada dalam pasaran sekarang, saya kira keputusan saya untuk mengamalkan cara hidup ‘vegetarian’ adalah tepat. Saya yakin dengan apa yang saya lakukan..